[ Sabtu, 31 Juli 2010 ]
Parkir Liar Rusak Taman Manukan Tama
SAMBIKEREP - Ketika pemkot gencar mempercantik taman kota, sebagian warga malah merusak fasilitas umum tersebut. Misalnya, taman di Jalan Manukan Tama yang kini rusak karena digunakan sebagai tempat parkir taksi dan kendaraan niaga.
Camat Sambikerep Retno Hariati menyatakan, permasalahan itu sebenarnya sudah cukup lama terjadi. Kecamatan berkali-kali mengeluarkan larangan. Namun, para sopir tetap mokong dengan memarkir kendaraan di taman yang dibangun di media jalan tersebut. "Kami sudah berusaha melarang mereka. Tapi, sampai sekarang tidak digubris," jelasnya kemarin.
Menurut dia, kecamatan mulai kehabisan akal untuk mengatasi masalah yang satu itu. Sebab, upaya lain sudah dilakukan untuk mengusir para sopir mbeling tersebut. Misalnya, taman ditanami berbagai tanaman hias. Namun, upaya itu juga tidak membuahkan hasil. Tanaman-tanaman tersebut akhirnya mati karena dilindas roda kendaraan.
Selain menegur para sopir, petugas kecamatan melaporkan hal itu ke dinas perhubungan, dinas kebersihan dan pertamanan (DKP), serta dinas bina marga dan pematusan (DBMP). Laporan tersebut disampaikan agar instansi terkait membantu pengadaan infrastruktur pendukung taman.
Sebab, Retno menilai, para sopir dengan leluasa memarkir mobil di taman karena kanstin (beton pembatas) antara jalan dan taman kurang tinggi. "Kalau kanstinnya tinggi, mobil pasti tidak bisa parkir di atas taman," jelas perempuan berjilbab tersebut. Menurut dia, tinggi minimal kanstin seharusnya 50 sentimeter.
Ulah para sopir nakal itu juga dikeluhkan banyak warga. Mereka mengadu melalui SMS kepada Retno. "Ulah para sopir tersebut sangat mengganggu keindahan taman," jelasnya. Dia berharap, pemkot segera mengambil tindakan sehubungan dengan parkir tersebut. Kanstin juga akan ditinggikan agar sopir tidak bisa seenaknya memarkir kendaraan di taman.
Kepala DKP Hidayat Syah menyatakan siap memperindah taman itu kembali dengan menguruk taman dan menambah tanaman. Menurut dia, peninggian kanstin merupakan wewenang DBMP.
Pria asal Palembang tersebut mengungkapkan akan berkoordinasi dengan DBMP untuk membahas permasalahan itu. Jika kanstin sudah ditinggikan, DKP akan segera membenahi dan mempercantik taman itu. "Kami akan selalu mendukung program penghijauan kota," terangnya.
Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DBMP Herry Sinurat menerangkan akan segera turun ke lapangan untuk mengecek kondisi kanstin. DBMP akan meninggikan kanstin tersebut tahun depan bila dibutuhkan. (lum/c12/fid)