Jum'at, 03 September 2010
 
  Berita Utama
[ Kamis, 06 Agustus 2009 ]
RBT Mbah Surip Kalahkan Jackson
JAKARTA - Tanda-tanda bahwa Mbah Surip akan menuai pundi-pundi uang dari lagu-lagunya semakin terang. Dari penjualan secara digital, lagu Tak Gendong dan Bangun Tidur diunduh ratusan ribu pengguna ponsel dalam bentuk ring back tone (RBT).

Di gerai PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) saja, sampai saat ini penggunanya meningkat drastis, melonjak sampai 600 persen. Dua bulan lalu, pengguna lagu itu baru 10 ribu orang. Tapi, saat ini sudah mencapai 70 ribu orang.

Menurut Pratama Febriati Nadira, public relations manager PT Excelcomindo, dengan pencapaian itu, Mbah Surip berada di posisi pertama mengalahkan D'Masiv (lagu Jangan Menyerah) dan Michael Jackson (lagu You Are Not Alone) di urutan ketiga.

Sebanyak 65 ribu di antara 70 ribu orang itu mengunduh lagu Tak Gendong. ''Sisanya lagu Mbah Surip yang lain,'' jelas Pratama yang akrab disapa Ira itu saat dihubungi via telepon tadi malam.

Soal nominal yang akan diterima Mbah Surip dari penjualan lagu tersebut, dia sulit mengungkapkan. Menurut dia, meski pembayaran berpatokan pada penghasilan per bulan, sejumlah uang yang dibayarkan itu harus diatur lagi.

Ira menjelaskan, jatah Mbah Surip baru diterima setelah penghasilan keseluruhan dibagi-bagi. Secara garis besar, hasil dari RBT dibagi untuk kelompok telco dan kelompok musik.

Jatah untuk telco pun dibagi tiga lagi, yakni operator (XL), platform service, dan quality service. Di kubu musik dibagi antara label dan pencipta lagu yang melingkupi penyanyi serta komposer atau arranger.

Persentasenya pada umumnya bergantung pada kesepakatan tiap-tiap operator dan label. ''Karena itu, kami belum bisa menyebutkan jumlahnya,'' ujarnya.

Jumlah pengunduh di operator Indosat tidak jauh berbeda. Menurut Dhoya Sugarda, division head content management Indosat, jumlahnya mencapai 60 ribu aktivasi yang diraih sejak Februari 2009 sampai Juni 2009.

Detailnya, pengunduh lagu Mbah Surip itu terdiri atas 3.500 pelanggan bulanan dengan biaya Rp 7.000 dan 51.500 pelanggan mingguan dengan biaya Rp 3.000. ''Untuk pendapatan dari RBT Mbah Surip, kami belum tahu karena belum dihitung,'' ungkapnya.

Saat wawancara di Kampung Artis, 29 Juli 2009, Mbah Surip mengaku sudah menghitung pendapatannya dari hasil penjualan RBT di seluruh operator. Dia mengklaim berhak mendapatkan uang Rp 82 miliar. Belum dijelaskan apakah jumlah itu sudah dibagi sesuai aturan atau sudah jatah dia sendiri.

Ketika itu, dia menghitung dengan cara sendiri. ''Kalau 7 ribu dikali 41 juta ditambah lagi 41 juta. Lalu, kalau 7 ribu dibagi tiga, jatah saya (per lagu) seribu. Jadi, total Rp 82 M. Kalau nanti Mbah punya uang segitu, mungkin nanti yang pertama beli gula Rp 1 M, beli kopi Rp 1 M. Jadi, untuk beli kopi dan gula saja Rp 2 M. Aman. Hahaha...,'' ungkapnya berteka-teki dan enggan menjelaskan lebih detail soal perhitungan RBT itu. (gen/aan/iro)